I. Gambaran Umum Proyek & Pemilihan Material
Bangunan bertingkat tinggi memberlakukan batasan ketat pada peringkat api (biasanya Kelas A) dan beban mati bahan insulasi.
Bahan yang Umum Digunakan: Papan insulasi aerogel, papan Rock Wool (Wol Mineral), dan mortar insulasi termal berbutir.
Keuntungan Inti: Papan nano-aerogel memiliki konduktivitas termal yang sangat rendah. Dengan ketebalan hanya 1/2 hingga 1/3 dari bahan tradisional, papan ini secara efektif mengurangi beban struktural pada bangunan bertingkat sekaligus memaksimalkan ruang bersih interior.
II. Proses Konstruksi & Alur Kerja
Alur kerja standar untuk Sistem Insulasi Eksterior Plester Tipis:
Persiapan Substrat: Bersihkan noda minyak dan debu yang mengambang dari permukaan dinding. Pastikan kerataan terkontrol dalam jarak 4 mm.
Survei & Penentuan Lokasi: Tandai garis kontrol horizontal dan garis referensi vertikal.
Aplikasi Perekat & Pemasangan Papan: Gunakan metode “Strip-and-Point” untuk merekatkan. Area perekatan yang efektif harus sesuai dengan yang direkomendasikan). Papan harus dipasang secara horizontal dari bawah ke atas dengan sambungan vertikal yang terhuyung-huyung.
Penahan Mekanis (Langkah Kritis): Karena beban angin yang tinggi pada struktur tinggi, angkur mekanis wajib digunakan sebagai tulangan sekunder.
Persyaratan Kuantitas: 6-8 unit untuk bangunan rendah; direkomendasikan 10-12 unit untuk lantai di atas lantai 20.
Lapisan Dasar & Jaring Penguat: Aplikasikan lapisan pertama mortar lapisan dasar, sematkan jaring fiberglass tahan alkali, lalu aplikasikan lapisan akhir mortar akhir.
Aplikasi Selesai Eksterior: Aplikasi pelapis, cat seperti batu, atau kelongsong batu yang digantung kering.
III. Poin-poin Teknis Utama & Kontrol Kualitas
Detail & Sudut Perawatan Sudut (Internal / Eksternal): Jaring fiberglass harus tumpang tindih di sudut-sudut dengan lebar tumpang tindih.
Bukaan (Pintu/Jendela): Jaring penguat diagonal harus dipasang pada sudut di keempat sudut bukaan untuk mencegah keretakan yang disebabkan oleh tegangan.
Persyaratan Keselamatan & Lingkungan Batas Kecepatan Angin: Konstruksi dilarang keras selama angin berkecepatan Level 5 (Angin Segar) ke atas, atau selama cuaca hujan.
Ketahanan Cuaca: Sistem harus dirancang untuk tahan terhadap fluktuasi suhu yang drastis pada lingkungan bertingkat tinggi untuk mencegah pelepasan panel (delaminasi).






